DESKRIPSI MK

Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Kode: BD.51824 merupakan salah satu Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum (MKWK) Program Studi Diploma Tiga Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memahami, menganalisis, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang meliputi prinsip kaidah agama, filsafat ketuhanan dan prinsip agama, hakikat, martabat, dan tanggung jawab manusia, agama sebagai sumber moral dan akhlak mulia, konsep sakit menurut agama, manajemen respons sakit dan penyakit, pelayanan kesehatan sesuai dengan agama pasien, peran umat beragama dalam mewujudkan masyarakat yang beradab, sejahtera, serta persatuan dan kesatuan bangsa, hubungan agama dan ilmu pengetahuan serta teknologi (IPTEK), serta pandangan berbagai agama terhadap tindakan medis kebidanan.

Pembelajaran dirancang secara integratif untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam ke dalam kehidupan akademik, kehidupan bermasyarakat, dan praktik profesional sebagai Bidan yang beriman, berakhlak mulia, humanis, profesional, serta menjunjung tinggi etika profesi dan nilai-nilai kemanusiaan. Mata kuliah ini mendukung pencapaian kompetensi lulusan, yaitu mampu melakukan asuhan kebidanan esensial dan mendokumentasikannya dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan pada bayi baru lahir (neonatus), bayi, balita dan anak prasekolah, masa kehamilan, masa persalinan, masa nifas dan menyusui, serta pelayanan keluarga berencana sesuai dengan standar profesi dan kode etik, melalui penguatan aspek spiritual, moral, bioetika, komunikasi, dan pengambilan keputusan profesional berdasarkan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam.

Proses pembelajaran dilaksanakan menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) melalui Blended Learning, yaitu pembelajaran luring di kelas yang dipadukan dengan pembelajaran daring menggunakan Zoom Meeting, Google Meet, dan/atau Learning Management System (LMS) Poltekkes Kemenkes Riau. Pembelajaran mengintegrasikan kajian keislaman, profesi kebidanan, bioetika, serta konteks Sentra Unggulan Poltekkes Kemenkes Riau di bidang Kesehatan Jantung, khususnya dalam upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan edukatif pada kesehatan ibu, bayi, anak, keluarga, serta pencegahan faktor risiko penyakit kardiovaskular sejak masa prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas, dan pelayanan keluarga berencana melalui studi kasus, diskusi, refleksi, dan penugasan berbasis masalah.

Penilaian dilaksanakan secara autentik melalui kehadiran, partisipasi aktif, penyelesaian tugas berbasis Problem Based Learning (PBL), presentasi, produk pembelajaran, Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS) yang mencerminkan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) pada aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus.

CPL, CPMK & SUB-CPMK

CPL

Lulusan mampu melakukan asuhan kebidanan esensial dan mendokumentasikannya dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan pada bayi baru lahir (neonatus), bayi, balita dan anak prasekolah, masa kehamilan, masa persalinan, masa nifas dan menyusui, serta pelayanan keluarga berencana sesuai dengan standar profesi dan kode etik.

CPMK

  1. Mampu menjelaskan konsep dasar Pendidikan Agama Islam yang meliputi prinsip kaidah agama, filsafat ketuhanan, moral dan akhlak, serta hubungan agama dengan ilmu pengetahuan sebagai landasan dalam kehidupan akademik dan praktik profesional kebidanan.
  2. Mampu menganalisis konsep sakit menurut agama, peran agama dalam membangun masyarakat yang beradab, persatuan bangsa, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pelayanan kebidanan berdasarkan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam.
  3. Mampu menganalisis berbagai tindakan medis kebidanan berdasarkan perspektif Pendidikan Agama Islam, bioetika, standar profesi, dan kode etik dalam pengambilan keputusan profesional.
  4. Mampu menunjukkan sikap religius, berakhlak mulia, bertanggung jawab, profesional, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam pelayanan kebidanan yang berorientasi pada keselamatan ibu dan bayi serta promosi kesehatan jantung.

SUB-CPMK

    •  
BAHAN KAJIAN
  1. Prinsip Kaedah Agama
  2. Filsafat Ketuhanan dan Prinsip Agama
  3. Agama sebagai Moral dan Akhlak Mulia dalam Kehidupan
  4. Peran Umat Beragama dalam Mewujudkan Masyarakat Beradab dan Sejahtera
  5. Peran Umat Beragama dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa
  6. Konsep Sakit Menurut Agama
  7. Hubungan Antara Agama dan IPTEK
  8. Pandangan Berbagai Agama Terhadap Tindakan Medis Kebidanan
METODE PEMBELAJARAN

Problem Based Learning (PBL)

MEDIA PEMBELAJARAN
  1. https://scele.pkr.ac.id/
  2. https://read.bookcreator.com/5RIwulNqurfT3IB3HVKfG8EkFBV2/QL3iLP3-QJSLQPAjaRHDfw/dMSdjqhLTBOai1TtyORJYw
DOSEN

Nur Kholis, M.Pd.

EVALUASI

Basis Evaluasi

Komponen Evaluasi

BOBOT

CPMK 1

(%)

CPMK 2

(%)

CPMK 3

(%)

CPMK 4

(%)

  1. Aktifitas partisipatif *

Kehadiran

5

1

1

1

2

Keaktifan diskusi PBL

10

2

2

3

3

Presentasi Hasil PBL

10

2

2

3

3

Responsi

5

1

1

1

2

  1. Hasil project/ Hasil kasus/ Hasil PBL*

Laporan Hasil Analisis Kasus (PBL)

25

3

7

7

8

Produk Pembelajaran (Ringkasan/Esai/Artikel Ilmiah)

25

5

5

7

8

 

Evaluasi CPL (UTS: Submit Esai/Artikel)

5

1

1

1

2

 

Evaluasi CPL (UAS: Publish Esai/Artikel)

5

1

1

1

2

  1. Kognitif

Kuis

10

4

3

2

1

Total

100

20

23

26

31

REFERENSI
  1. Al-Qur’an Al-Karim dan Terjemahannya dengan transliterasi, Departemen Agama RI, Semarang: PT. Karya Toha Putra,t.t.
  2. Ali Nurdin dkk. 2018. Pendidikan Agama Islam. Tangerang: Universitas Terbuka.
  3. Bakhtiar Nurhasanah. 2018. Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. Yogyakarta: Aswaja Presindo
  4. Ibnu Majah Abu Abdillah, Sunan Ibn Majah, juz. 2, Beirut: Dar al-Ihya’ alArabiyah, 1311 H.
  5. Imam Syafe’I dkk. 2012. Pendidikan Agama Islam Berbasis Karakter di Perguruan Tinggi, Jakarta: Raja Grafindo
  6. Moch Tolhah dkk. 2020. Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi Umum. Surabaya: ITATS
  7. Nurwardani dkk. 2016. Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi, Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenkristek Dikti
  8. Hadiyanto dkk. 2020. Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi Umum. Jakarta: Fikra Publika
  9. Darwin dkk. 2015. Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi, Gorontalo: Ideas Publishing
  10. Sholihul Huda dkk. 2020. Pendidikan Agama Islam. Surabaya: PPAIK
  11. Karmawan dkk. 2021. Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi. Tangerang: Insania
  12. Pratama, J., Kholis, N., & Ardian, A. R. (2026). Nilai-nilai Islam dalam Kehidupan Bermasyarakat. CV. Literasi Nusantara Abadi.
  13. Nur Kholis, Dewi Septiana, Muhammad Yusuf, Novita Herawati, Joni Pratama, & Ade Rifani Ardian. (2026). Implementation of Islamic Religious Education Values in Stunting Prevention Programs. Attractive : Innovative Education Journal, 8(1), 517–532. https://doi.org/10.51278/aj.v8i1.2295
  14. Nur Kholis, Dewi Septiana, Muhammad Yusuf, & Muhammad Nufus Rahmatullah. (2025). Cultural and Religious Authority in Public Health: The Role of Ulema and Traditional Leaders in Stunting Prevention in Kampar Regency, Indonesia. Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 9(2), 444–453. https://doi.org/10.25217/jf.v9i2.4974
  15. Kholis, N., Paramita, I. S., & Oktariani, F. (2025). Pencegahan Stunting Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Berdasarkan Ayat Al-Qur’an Dan Hadits Nabi. Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies, 3(2), 1-21. Retrieved from http://ejournal.panduinstitute.com/index.php/PCFIS/article/view/230
  16. Kholis, N. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pendidikan Agama Islam Berbasis Book Creator. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 13(1), 42-62. https://doi.org/10.51226/assalam.v13i1.691
  17. Nur Kholis. (2023). Masyarakat Ideal Dalam Pandangan Said Nursi. Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies, 1(1), 69-83. Retrieved from http://ejournal.panduinstitute.com/index.php/PCFIS/article/view/9
  18. Kholis, N. (2017). Pondok Pesantren Salaf Sebagai Model Pendidikan Deradikalisasi Terorisme. Akademika : Jurnal Pemikiran Islam, 22(1), Article 1. https://doi.org/10.32332/akademika.v22i1.572
  19. Depag. 2003. Himpunan Fatwa MUI. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimas Islam dan Penyelenggara Haji
  20. Fatwa MUI Nomor: 1/MUNAS VI/MUI/2000 Tentang Aborsi
  21. Fatwa MUI Tanggal 7 Maret 1984 M tentang Adopsi
  22. Fatwa MUI Tanggal 13 Juni 1979 M tentang Bayi Tabung
  23. Fatwa MUI Nomor: 11 Tahun 2019 tentang Transplantasi Organ dan/atau Jaringan Tubuh untuk Diri Sendiri
  24. Fatwa MUI Nomor: 12 Tahun 2019 tentang Transplantasi Organ dan/atau Jaringan Tubuh dari Pendonor Mati untuk Orang Lain